Articles Comments

Fuddin Van Batavia » Ringkasan Materi Kuliah » UJI NORMALITAS DGN LILIEFORS

UJI NORMALITAS DGN LILIEFORS

Uji normalitas data dilakukan untuk mengetahui apakah data dari masing-masing kelompok berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data akan diuji dengan uji Liliefors. Menurut Nana Sudjana, uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan uji Liliefors (Lo) dilakukan dengan langkah-langkah berikut.  Diawali dengan penentuan taraf sigifikansi, yaitu pada taraf signifikasi 5% (0,05) dengan hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut :

H0        : Sampel berdistribusi normal

H1        : Sampel tidak berdistribusi normal

Dengan kriteria pengujian :

Jika Lhitung < Ltabel terima H0, dan

jika Lhitung > Ltabel tolak H0

Adapun langkah-langkah pengujian normalitas adalah :

  1. Data pengamatan Y1, Y2 , Y3, ….., Yn dijadikan bilangan baku z1, z2 , z3, ….., zn dengan menggunakan rumus  (dengan Y dan s masing-masing merupakan rata-rata dan simpangan baku)
  2. Untuk setiap bilangan baku ini dengan menggunakan daftar distribusi normal baku, kemudian dihitung peluang F(zi) = P(z < zi).
  3. Selanjutnya dihitung proporsi z1, z2 , z3, ….., zn yang lebih kecil atau sama dengan zi. Jika proporsi ini dinyatakan oleh S(zi) maka :

 

  1. Hitung selisih F(zi) – S(zi), kemudian tentukan harga mutlaknya.
  2. Ambil harga yang paling besar di antara harga-harga mutlak selisih tersebut, misal harga tersebut L0.

Untuk menerima atau menolak hipotesis nol (H0), dilakukan dengan cara membandigkan L0 ini dengan nilai L kritis yang terdapat dalam tabel untuk taraf nyata yang dipilih ? = 5%. Untuk mempermudah perhitungan dibuat dalam bentuk tabel.

1.  UJI NORMALITAS DATA HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA
             
No. Resp. Xi Zi nilai tab F(zi) S(zi) I F(zi) -S(zi) I
             
1 11 -2,47 0,4932 0,0068 0,0667 0,0599
2 15 -1,18 0,3810 0,1190 0,1333 0,0143
3 17 -0,54 0,2054 0,2946 0,2667 0,0279
4 17 -0,54 0,2054 0,2946 0,2667 0,0279
5 18 -0,21 0,0832 0,4168 0,4667 0,0499
6 18 -0,21 0,0832 0,4168 0,4667 0,0499
7 18 -0,21 0,0832 0,4168 0,4667 0,0499
8 19 0,11 0,0438 0,5438 0,6667 0,1229
9 19 0,11 0,0438 0,5438 0,6667 0,1229
10 19 0,11 0,0438 0,5438 0,6667 0,1229
11 21 0,75 0,2734 0,7734 0,8667 0,0933
12 21 0,75 0,2734 0,7734 0,8667 0,0933
13 21 0,75 0,2734 0,7734 0,8667 0,0933
14 22 1,07 0,3577 0,8577 0,9333 0,0756
15 24 1,72 0,4573 0,9573 1,0000 0,0427
             
  Mean (?) 18,67        
  Stand.Dev. (s) 3,11        
  Lhitung maks (Lo) 0,1229        
  Ltabel (Lt) 0,2200        
  ?  Karena Lo kurang dari Lt, maka H0 diterima dan disimpulkan,
    sampel berasal dari populasi berdistribusi normal

Written by

Assalamu'alaikum, Wr, Wb Selamat Jumpa di lingkungan Web PEP-UHAMKA Jakarta

Filed under: Ringkasan Materi Kuliah · Tags:

Comments are closed.